DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI
KPPBC TMP B BANDAR LAMPUNG

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
Artikel

Produksi/Jual Rokok Ilegal? Yang Rugi Bukan Cuma Negara Aja, Tapi Kamu Juga

17 November 2018

Rokok adalah salah satu hasil tembakau yang termasuk ke dalam golongan barang kena cukai. Cukai sendiri adalah pungutan negara yang dikenakan terhadap barang-barang tertentu yang mempunyai sifat atau karakteristik yang ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan di bidang cukai.[1]

Salah satu tanda bahwa suatu barang termasuk ke dalam kategori barang kena cukai yaitu barang tersebut dilekati pita cukai sebagai tanda pelunasan cukainya. Rokok adalah salah satu barang kena cukai yang cara pelunasan cukainya dilakukan dengan pelekatan pita cukai.

Nah, walaupun sudah kewajiban melakukan pelunasan cukai dengan cara pelekatan pita cukai, masih ada saja pengusaha yang nakal nan curang. Kewajiban ini seringkali tidak diindahkan atau dengan kata lain dilanggar, mulai dari tidak melekatkan pita cukai sama sekali, melekatkan pita cukai bekas, hingga membuat dan melekatkan pita cukai palsu. Hal inilah yang akhirnya memunculkan rokok-rokok ilegal.

Seperti apa aja sih rokok-rokok yang dikategorikan sebagai rokok ilegal? Ada beberapa kategori rokok yang dapat digolongkan sebagai rokok ilegal, yaitu rokok dengan pita cukai palsu, rokok dengan pita cukai yang berbeda atau tidak sesuai dengan peruntukan, rokok dengan pita cukai bekas, dan rokok tak berpita cukai atau sering disebut dengan rokok polos.

Rokok dengan pita cukai palsu maksudnya adalah rokok yang menggunakan pita cukai yang dicetak secara tidak sah atau tidak sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara rokok dengan pita cukai yang berbeda atau tidak sesuai dengan peruntukan contohnya sebagai berikut: dalam keterangan pada rokok, rokok berjumlah 20 batang, sementara pita cukai yang digunakan adalah pita cukai dengan keterangan rokok sejumlah 16 batang. Lalu rokok dengan pita cukai bekas adalah rokok yang dilekatkan pita cukai yang sudah digunakan sebelumnya dengan tanda seperti pita cukai yang sobek, kusut, atau berkerut. Hal ini jelas-jelas akan merugikan negara dari segi penerimaan di bidang cukai.

Menurut sebuah artikel, berkurangnya penerimaan negara di bidang cukai yang disebabkan oleh peredaran rokok ilegal juga dapat mempengaruhi penerimaan negara yang dimanfaatkan untuk menjalankan program kesehatan yang bersifat promotif dan preventif untuk mengatasi dampak merokok.[2] Selain jelas merugikan negara dalam hal penerimaan di bidang cukai, memproduksi, menawarkan dan/atau menjual rokok ilegal juga akan merugikan yang bersangkutan. Hal ini sudah jelas diatur dalam peraturan perundang-undangan di bidang cukai bahwa barangsiapa yang memproduksi hingga menawarkan rokok ilegal dapat dijatuhi sanksi pidana berupa pidana penjara dan juga pidana denda.[3] 

So, sebagai warga negara yang baik, bagaimana nih cara kita untuk mencegah hal di atas terjadi? Ada banyak hal yang dapat kita lakukan untuk mencegah peredaran rokok ilegal, salah satunya adalah memahami cara mengidentifikasi pita cukai. Identifikasi pita cukai dapat dilakukan dengan berbagai cara mudah, di antaranya dengan kasat mata atau menggunakan alat seperti kaca pembesar dan sinar ultraviolet (UV).

Secara kasat mata, pita cukai asli dapat diidentifikasi dengan melihat hologram, harga jual eceran, jumlah kemasan, personalisasi, dan tarif cukai. Jika elemen-elemen tersebut sudah sesuai dengan keterangan yang terdapat pada bungkus rokok, kemungkinan besar pita cukai yang digunakan adalah pita cukai asli.

Untuk lebih meyakinkan lagi, kaca pembesar dan sinar UV dapat digunakan untuk membantu proses identifikasi. Identifikasi menggunakan kaca pembesar dapat dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal yaitu pada pita cukai akan terlihat mikroteks bertuliskan “INDONESIA”, Tarif Cukai, dan tulisan “RI” yang bisa berubah menjadi “BC” saat diputar ke arah kiri.

Lalu untuk identifikasi menggunakan sinar, dapat dilakukan dengan cara menyinari pita cukai. Saar pita cukai disinari dengan sinar UV, kertas pita cukai tidak akan memendar, namun akan menyerap sinar UV dan menunjukkan beberapa gambar yang terlihat, warna tulisan, lambang segienam, dan serat-serat berwarna khas.

Perlu diketahui bahwa desain pita cukai tiap tahunnya mengalami pembaruan. Sehingga masyarakat juga diimbau untuk selalu update dengan desain pita cukai terbaru melalui peraturan yang diundangkan tiap tahunnya.

Nah gimana? Mudah kan cara membedakan pita cukai yang asli dengan yang palsu? Cara mudah lainnya untuk mencegah peredaran rokok ilegal pastinya tidak turut serta dalam memproduksi maupun menawarkan rokok-rokok yang dicurigai merupakan rokok ilegal. Jika Anda menemukan aktivitas peredaran rokok ilegal, jangan segan untuk melaporkannya ke kantor Bea Cukai terdekat atau dapat melalui hotline Bravo Bea Cukai di 1500 225.

Yuk mari bersinergi untuk mencegah dan memberantas peredaran rokok ilegal! Stop rokok ilegal, demi Indonesia dan Bea Cukai yang Makin Baik!

 

[1] Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai.

[2] https://www.liputan6.com/health/read/2247640/rokok-ilegal-merugikan-bangsa-dan-negara

[3] Ketentuan lebih lanjut lihat Bab Ketentuan Pidana Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 jo. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai.

 




   Hak Cipta KPPBC TMP B Bandar Lampung @ 2016
Jl. Yos Sudarso Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung 35241