DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI
KPPBC TMP B BANDAR LAMPUNG

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
Berita

SOSIALISASI PENGENAAN TARIF CUKAI TERHADAP HPTL

21 September 2018

(Bandar Lampung, 19/09/18) Bea Cukai Bandar Lampung melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengenaan Tarif Cukai Terhadap HPTL pada tanggal 19 September 2018. Bertempat di Aula KPPBC TMP B Bandar Lampung dan dihadiri oleh brewer, penjual eceran, konsumen, hingga komunitas vape yang ada di Provinsi Lampung.

Sosialisasi Pengenaan Tarif Cukai Terhadap HPTL ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait aspek pengawasan barang kena cukai hasil tembakau, aspek penerimaan negara, sekaligus memperkenalkan atau mensosialisasikan tentang tusi Bea Cukai kepada stakeholder (yang dalam hal ini adalah brewer dan vaper). Acara ini dibuka oleh Nur Cahyono Mustika Jati, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi yang mewakili Kepala Kantor Bea Cukai Bandar Lampung kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video terkait vape. Pemateri pada hari ini, yaitu Djoko Bagus Eddy Wijono, Kepala Seksi Penerimaan dan Pengelolaan Data Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Barat dan Alexander Pongki Hb, Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai KPPBC TMP B Bandar Lampung. Dijelaskan secara umum terkait apa itu HPTL hingga secara detail terkait bagaimana HPTL yang seharusnya sesuai dengan aturan yang berlaku (dilekatkan pita cukai), hingga kewajiban produsen HPTL yang harus melengkapi NPPBKC hingga Harga Jual Eceran yang dikenakan kepada HPTL yang telah diatur oleh pemerintah.

Pengenaan Tarif pada Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL), yaitu vape masih menjadi current issue dikalangan masyarakat. Karena seperti yang kita ketahui, bahwa pengenaan tarif sebesar 57 persen terhadap HPTL yang diatur pada Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor PMK-146/PMK.010/2017 sudah berlaku sejak tanggal 01 Juli 2018, namun masih dalam masa relaksasi hingga tanggal 01 Oktober 2018. Maka dari itu, diadakan sosialisasi sebelum aturan tersebut selesai masa relaksasinya.

Sosialisasi ini diberikan kesan positif oleh brewer, penjual, hingga konsumen dan mereka pun bersikap aktif. Hal-hal yang ditegaskan pada sosialisasi ini, yaitu kepada rekan brewer diharapkan untuk melengkapi kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi khususnya NPPBKC, karena sebagaimana diketahui bahwa tahap pertama yang dibutuhkan adalah kepemilikan NPPBKC itu sendiri. Sedangkan kepada para penjual diharapkan untuk waspada dan paham bahwa diharuskan menjual liquid vape yang sudah dilekati pita cukai yang sesuai dengan aturan berlaku dan tidak menjual lagi liquid vape yang tidak dilekati pita cukai setelah masa relaksasi selesai. Dan untuk konsumen diharapkan diberi memiliki pengetahuan khusus untuk mengkonsumsi liquid vape yang dilekati pita cukai yang asli saja. Tidak menggunakan lagi liquid yang tidak dilekati pita cukai, apalagi yang dilekati pita cukai yang palsu.

Bea Cukai Bandar Lampung tentu akan berusaha sebaik mungkin untuk melayani masyarakat untuk mengikuti aturan yang ada. Karena kita tahu bersama bahwa legal itu mudah! Tentunya demi Bea Cukai yang semakin baik.


Berita Lainnya


   Hak Cipta KPPBC TMP B Bandar Lampung @ 2016
Jl. Yos Sudarso Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung 35241