Jalan Yos Sudarso, Pelabuhan Panjang – Bandar Lampung 35241
(+62-821) 8308 9999

Wajib Tau Sebelum Berangkat Haji / Umroh

Bea Cukai memiliki tugas pemeriksaan pabean atas barang bawaan penumpang ke dan dari luar negeri. Pemeriksaan pabean dilakukan secara selektif, sehingga tidak seluruh penumpang jamaah haji / umroh akan melewati pemeriksaan pabean. Walau selektif, barang bawaan Anda mungkin harus melalui pemeriksaan pabean, khususnya jika Anda membawa barang yang impor atau ekspornya dilarang atau dibatasi.

Adapun barang-barang yang tidak diperbolehkan dibawa saat keberangkatan:

  • Emas dan perak, baik yang berupa bijih maupun murni.
  • Barang-barang yang merupakan larangan ekspor antara lain barang peninggalan sejarah/purbakala, tanaman/hewan langka dan sebagainya.
  • Barang-barang lainnya yang diatur/ditentukan oleh Panitia Pemberangkatan dan Pemulangan Jamaah Haji (P3H) berdasarkan aturan larangan pemasukan di Saudi Arabia dan barang lain berdasarkan alasan keamanan serta kenyamanan penerbangan.

Pada saat kedatangan setelah selesai menjalankan ibadah haji / umroh, barang-barang yang diperbolehkan dibawa adalah barang-barang keperluan diri atau bekal jamaah haji / umroh serta buah tangan selama menjalankan ibadah haji yang bukan termasuk barang larangan/pembatasan dengan nilai maksimal USD 500. Atas kelebihan dari nilai tersebut maka akan dikenakan pungutan negara berupa Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor sesuai dengan ketentuan tentang barang bawaan penumpang.

Sementara itu ada beberapa barang yang dilarang dibawa saat kepulangan jamaah haji / umroh ke Indonesia, diantaranya:

  • senjata tajam, senjata api, dan korek api
  • bahan peledak dan beberapa benda mudah meledak lainnya
  • narkotika, psikotropika, dan prekusor
  • binatang dan tumbuhan yang dilindungi
  • buku/majalah/CD/VCD/DVD yang menyebarkan ideologi
  • benda/publikasi pornografi

Terkait jumlah uang tunai atau instrumen pembayaran lain yang dipersamakan dengan uang yang diperbolehkan dibawa jamaah haji / umroh, berlaku ketentuan:

  • Setiap orang yang membawa uang sebesar lebih dari Rp 100.000.000,- (seratus juta Rupiah) atau mata uang lain yang setara nilainya ke luar wilayah Indonesia, wajib terlebih dahulu memperoleh izin dari Bank Indonesia.
  • Setiap orang yang membawa uang sebesar lebih dari Rp 100.000.000,- (seratus juta Rupiah) atau mata uang lain yang setara nilainya masuk ke wilayah Indonesia, wajib terlebih dahulu melaporkan dan memeriksakan uang tersebut kepada petugas Bea dan Cukai di tempat kedatangan.

Ingat! Taat peraturan memperlancar perjalanan Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *