Jalan Yos Sudarso, Pelabuhan Panjang – Bandar Lampung 35241
(+62-821) 8308 9999

Ada apa Bea Cukai di Kabupaten Tertua Lampung?

Bandar Lampung (07 September 2020). Kendaraan Dinas Bea Cukai Bandar Lampung terlihat beberapa kali melintas di Kabupaten Tertua Provinsi Lampung sejak tanggal 03 s.d. 04 September 2020. Kabupaten tertua sebagaimana dimaksud adalah kabupaten Lampung Utara yang lahir pada pada tanggal 15 Juni 1946 dan disahkan dengan Peraturan Daerah No. 6/2002. Lantas, ada apa Bea Cukai Bandar Lampung di Kabupaten Lampung Utara kali ini?

Selama 2 hari berturut-turut, Bea Cukai Bandar Lampung melakukan pemantauan terhadap para penjual eceran di kecamatan Abung Barat dan Kotabumi, Lampung Utara. Pemantauan dilakukan terhadap produk hasil tembakau berupa rokok dengan membandingkan harga transaksi pada tingkat konsumen akhir dengan Harga Jual Eceran (HJE) yang tercantum pada pita cukai hasil tembakau.  Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa harga transaksi pasar (harga transaksi pada tingkat konsumen akhir) tidak melampaui batasan harga jual eceran per batang atau gram di atasnya atau kurang dari 85% dari harga jual eceran yang tercantum dalam pita cukai hasil tembakau. Hasil dari kegiatan pemantauan akan dilaporkan ke Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai bahan evaluasi penetapan tarif cukai hasil tembakau.

Kegiatan di Kabupaten Lampung Utara ini tidak hanya memantau harga transaksi pasar penjualan produk hasil tembakau melainkan juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait ciri-ciri barang kena cukai ilegal seperti rokok tanpa pita cukai, rokok yang dilekati pita cukai bekas, rokok yang dilekati pita cukai palsu, dan rokok dengan pita cukai berbeda (salah peruntukkan dan personalisasi). Sosialisasi ini pun dilakukan dengan memberikan alat sinar UV dan mengedukasikan cara penggunaannya kepada masyarakat agar mampu mengidentifikasi rokok yang dilekati pita cukai palsu. Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk tidak menerima, menyerahkan, membeli, menjual, menyimpan serta mengedarkan barang kena cukai ilegal karena terdapat sanksi yang berat yang diatur di dalam Undang-Undang Cukai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *