Jalan Yos Sudarso, Pelabuhan Panjang – Bandar Lampung 35241
(+62-821) 8308 9999

Bea Cukai Lampung Kampanyekan Gempur Rokok Ilegal Lewat Radio

Bandar Lampung (23/03/2021) – Mengantisipasi Peredaran Rokok Ilegal yang semakin marak, Bea Cukai Lampung adakan sosialisasi mengenai pemberantasan Barang Kena Cukai (BKC) Ilegal melalui media talkshow radio, yang menghadirkan Kepala Kantor Bea Cukai Lampung, Esti Wiyandari sebagai pembicara. Dipandu oleh Yuliana sebagai Host, Talkshow yang mengudara lewat Rapemda Pringsewu FM ini berjalan secara interaktif dan seru. Talkshow dilangsungkan  pada tanggal 23 Maret 2021, selama satu setengah jam penuh.

Pada talkshow ini, hadir pula Kepala Dinas Pertanian Pringsewu, Siti Litawati sebagai pembicara kedua. Dalam pembahasan talkshow, dikulik secara mendalam mengenai kaitan antara Dinas Pertanian dan Bea Cukai, yang mungkin masih belum banyak orang yang mengetahuinya. Esti Wiyandari menjelaskan kaitan antara Bea Cukai dan Dinas Pertanian secara mendetail. “Bea Cukai berperan dalam pemungutan cukai atas produk hasil tembakau seperti rokok dan tembakau iris. Dari pemungutan cukai, ada dana bagi hasil yang akan dialokasikan untuk pemerintah daerah untuk dimanfaatkan pada sektor pertanian melalui pembinaan dan peningkatan kesejahteraan petani tembakau. Selain itu, dana bagi hasil juga dimanfaatkan untuk mengkampanyekan pemberantasan rokok ilegal di daerah terkait.”

Di tengah talkshow, pendengar yang antusias mengikuti talkshow memberikan beberapa pertanyaan kepada Bea Cukai. Pertanyaan tersebut diantaranya terkait definisi cukai, kriteria barang kena cukai, bahkan sampai cara mengidentifikasi rokok ilegal, yang tentunya semua dijawab dengan jelas oleh pembicara. Melalui talkshow ini, diharapkan dapat meningkatkan wawasan masyarakat terkait tugas dan fungsi bea cukai, sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat dalam pemberantasan rokok ilegal yang dapat memberi dampak buruk terhadap kesehatan dan ekonomi, khususnya di wilayah pringsewu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *