Jalan Yos Sudarso, Pelabuhan Panjang – Bandar Lampung 35241
(+62-821) 8308 9999

Bea Cukai Lampung Menjadi Salah Satu Instruktur Korps Marinir

Bandar Lampung (02/07/2020), Bea Cukai Bandar Lampung diminta untuk menjadi salah satu instruktur dalam Latihan Penyiapan Latpratugas Satgasmar Ambalat XXVI dan Pulau Terluar XXIV TA 2020. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk sinergi baik yang dijalankan antara Bea Cukai Bandar Lampung dengan Korps Marinir. Peserta dalam pelatihan ini merupakan Anggota Korps Marinir yang akan ditugaskan di pulau terluar Indonesia. Pada pelatihan ini, Bea Cukai Bandar Lampung diberikan jadwal selama 3 (tiga) hari yaitu pada tanggal 26 Juni, 27 Juni, dan 02 Juli 2020.

Pada hari pertama pelatihan, materi disampaikan oleh Kasubsi Penyuluhan KPPBC TMP B Bandar lampung dengan materi terkait Tugas dan Fungsi Bea Cukai, Wilayah Pengawasan Bea Cukai, Ketentuan Impor-Ekspor Pelintas Batas, Barang Larangan dan Pembatasan, serta Tantangan Pengawasan dan Modus Penyelundupan. Pelatihan Kedua dan Ketiga, materi disampaikan oleh Kepala Subseksi Intelijen serta Kepala Subseksi Penindakan dan Sarana Operasi KPPBC TMP B Bandar Lampung untuk menyampaikan materi terkait eksportasi hasil kehutanan dan produk pertambangan serta tatacara pemeriksaan kapal. 

Pelatihan bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada para peserta untuk mengetahui barang-barang yang perlu ijin khusus untuk diekspor serta barang-barang yang dilarang untuk diekspor ke luar negeri. Pelatihan terkait tatacara pemeriksaan kapal bertujuan agar peserta dapat mengetahui pemeriksaan kapal yang efektif dan efisien guna menemukan barang-barang larangan yang akan masuk ataupun keluar daerah Indonesia. Di tengah padatnya jadwal latihan fisik dan mental pada Latihan Penyiapan Latpratugas Satgasmar Ambalat XXVI dan Pulau Terluar XXIV TA 2020 ini, 

Antusiasme para peserta cukup terlihat dengan banyak pertanyaan yang diajukan kepada instruktur terkait tatacara menjadi eksportir, penetapan kawasan bebas, barang dilarang ekspor, struktur APBN, penerimaan pegawai bea cukai, penyelundupan dibidang kepabeanan, kewenangan bea cukai, sinergi bea cukai dengan instansi terkait termasuk TNI, serta pengenalan barang kena cukai illegal. Para peserta diharapkan dapat memperoleh pengetahuan di bidang kepabeanan serta tugas dan fungsi bea cukai sehingga pada saat pelaksanaan tugas di pulau terluar atau daerah perbatasan dengan Negara lain dapat memahami wewenang masing-masing institusi. Kegiatan ini juga diharapkan agar dalam pelaksanaan tugas di daerah perbatasan dapat bersinergi baik dengan institusi lainnya sehingga tidak terjadi gesekan antara institusi satu dengan lainnya melainkan saling berbagi informasi dan komunikasi untuk mencegah pelanggaran ketentuan perundang-undangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *