Jalan Yos Sudarso, Pelabuhan Panjang – Bandar Lampung 35241
(+62-821) 8308 9999

Emban Tugas Cek HTP dan Sosialisasi BKC di Kala Pandemi

Bandar Lampung, 15 Juni 2020. Melanjutkan rangkaian kegiatan pemantauan Harga Transaksi Pasar (HTP) rokok triwulan II tahun 2020  sekaligus memberikan sosialisasi tentang Barang Kena Cukai (BKC) kepada masyarakat umum, tim kedua dari Bea Cukai Bandar Lampung berkesempatan menyisir toko-toko di Kecamatan Sekampung Udik (Lampung Timur) dan Kecamatan Metro Pusat (Kota Metro). Ada yang berbeda dari rangkaian kegiatan periode ini dibandingkan dengan periode-periode sebelumnya dimana kami harus menjalankan tugas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sebagaimana dianjurkan pemerintah. Seperti kita ketahui bersama bahwa pandemi COVID-19 memang masih belum sepenuhnya berakhir namun roda perekonomian dan kegiatan pemerintahan juga tetap harus berjalan.

Pengecekan Harga Transaksi Pasar (HTP) rutin dilakukan setiap 3 bulan sekali sesuai amanah Direktur Jenderal Bea dan Cukai guna memantau harga jual rokok di tingkat pedagang eceran dan memastikan bahwa harga yang berlaku di masyarakat tidak melebihi harga wajar yang ditetapkan. Dari beberapa sampel toko yang dilakukan pengecekan di Kecamatan Sekampung Udik dan Kecamatan Metro Pusat diketahui bahwa harga jual di tingkat pedagang eceran sangat variatif tergantung dari panjang pendeknya rantai distribusi. Perbedaan tingkat harga juga dipengaruhi margin keuntungan yang diharapkan tiap-tiap pedagang yang tentunya antara pedagang satu dengan yang lain pasti berbeda.

Selain melakukan pengecekan HTP, Bea Cukai Bandar Lampung juga memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang BKC yang legal maupun yang ilegal untuk dipasarkan, cara mengenali keaslian pita cukai, bahaya peredaran rokok ilegal, aturan terkait kewajiban pembayaran cukai serta sanksi-sanksi administrasi maupun pidana bagi para pelanggarnya. Tingkat pemahaman masyarakat umum tentang peredaran rokok ilegal di dua kecamatan tersebut cenderung masih rendah, banyak penjual eceran yang belum paham tentang kewajiban pelekatan pita cukai pada setiap bungkus rokok yang mereka jual. Para pedagang sangat mengapresiasi usaha pemerintah yang dalam hal ini diembankan kepada Bea Cukai Bandar Lampung yang tidak pernah lelah turun ke daerah-daerah guna memastikan setiap informasi bisa sampai kepada masyarakat dan diterima dengan baik. Dengan pemahaman yang baik tentang bahaya peredaran rokok ilegal diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk stop menjual dan mengkonsumsi rokok ilegal untuk mewujudkan Indonesia Maju. Bea Cukai Makin Baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *