Jalan Yos Sudarso, Pelabuhan Panjang – Bandar Lampung 35241
(+62-821) 8308 9999

Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Lampung tindak 4,3 Juta Batang Rokok Ilegal dalam Sepekan

Bandar Lampung (12/09/2022) – Semangat Gempur Rokok Ilegal yang dicanangkan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memberikan dampak yang positif terhadap kinerja pengawasan rokok ilegal yang dilakukan oleh Bea Cukai Lampung. Pada periode 04 s.d. 09 September 2022, Bea Cukai Lampung berhasil melakukan 3 penindakan dan berhasil menegah 4,3 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati dengan pita cukai. Atas ketiga penindakan ini, potensi kerugian negara yang berhasil diamankan bernilai Rp 3.336.018.000.

Esti Wiyandari, Kepala Kantor Bea Cukai Lampung, mengatakan bahwa “Operasi Penindakan ini bermula dari informasi intelijen bahwa akan adanya pengiriman rokok ilegal dari pulau Jawa menuju Sumatera. Menindaklanjuti informasi tersebut, Bea Cukai Lampung menurunkan tim untuk menemukan target operasi.”

Penindakan pertama terjadi pada 04 September 2022, petugas berhasil menegah sebuah truk yang mengangkut 1,9 Juta batang rokok ilegal yang sedang melintasi jalan arteri Pelabuhan Bakauheni. Dua hari berselang, tanggal 06 September 2022, petugas kembali menggagalkan upaya peredaran rokok ilegal dengan menindak 160.000 batang rokok ilegal yang diangkut menggunakan mobil minibus. Penindakan tersebut terjadi di Kecamatan Natar, Lampung Selatan.Tak berhenti sampai disitu, pada tanggal 09 September 2022 petugas kembali berhasil menggagalkan upaya peredaran rokok ilegal dengan melakukan penindakan terhadap sebuah truk yang mengangkut 2,2 juta batang rokok ilegal yang sedang melintasi jalan arteri Pelabuhan Bakauheni.

Seluruh barang bukti dan pelaku atas ketiga penindakan ini dibawa ke Kantor Bea Cukai Lampung untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Seluruh kegiatan pengawasan ini merupakan komitmen Bea Cukai Lamung untuk senantiasa berupaya untuk menurunkan peredaran barang ilegal ditengah masyarakat dan juga mengamankan penerimaan negara untuk Indonesia agar dapat pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat” ungkap Esti Wiyandari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.