Jalan Yos Sudarso, Pelabuhan Panjang – Bandar Lampung 35241
(+62-821) 8308 9999

Hadapi Kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional, Bea Cukai Lampung laksanakan FGD Secara Virtual

Pandemi COVID-19 yang berlangsung sejak awal tahun 2020 telah meruntuhkan perekonomian di Indonesia, bahkan seluruh dunia. Kebijakan Social Distancing dan himbauan untuk tetap di rumah memaksa roda perekonomian mengalami perlambatan perputaran yang menyebabkan banyaknya pemotongan upah kerja bahkan berujung Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Menyikapi ini, Pemerintah telah mempersiapkan program pemulihan ekonomi nasional (PEN) agar perekonomian Tanah Air tidak menyusut lebih parah lagi. Apalagi, pada kuartal-I 2020 pertumbuhan ekonomi Indonesia anjlok, sehingga kini hanya 2,97 persen.

Menyikapi kondisi tersebut, pagi ini diadakan Focus Group Discussion (FGD) secara virtual menggunakan aplikasi pertemuan daring. FGD dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Bea Cukai Lampung, Esti Wiyandari, yang dalam presentasinya memaparkan tentang "Kebijakan Keuangan Negara dan Kebijakan di Sektor Keuangan Sebagai Crisis Relief dalam Menangani Pandemi COVID-19". Focus Group Discussion (FGD) diikuti oleh seluruh pejabat dan pegawai Bea Cukai Lampung, baik yang sedang melaksanakan Work from Home ataupun Work from Office.

Dalam presentasi, dibahas mengenai fleksibilitas APBN 2020 untuk merespons kondisi darurat pandemi Covid-19 yang memberikan tekanan kepada perkeonomian baik dari sisi supply maupun demand. Dibahas pula mengenai outlook penerimaan, belanja dan pembiayaan APBN 2020 dalam situasi Covid-19. Dibahas pula mengenai desain Pemulihan Ekonomi Nasional agar seluruh pegawai mendapat gambaran utuh mengenai desain makro kebijakan pemerintah yang akan melatarbelakangi kebijakan-kebijakan di tingkat satuan kerja. Diharapkan, FGD ini dapat meningkatkan pengetahuan para pegawai mengenai Pemulihan Ekonomi Nasional untuk kemudian dapat merumuskan dan melaksanakan kebijakan yang lebih berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *