Jalan Yos Sudarso, Pelabuhan Panjang – Bandar Lampung 35241

KITE IKM untuk Perajin Lampung yang Lebih Maju

Bandar Lampung, 16 Maret 2020. Dewan Kerajinan Nasional Daerah atau biasa disingkat Dekranasda memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mengembangakan usaha kerajinan, mengkoordinasikan usaha promosi dan pemasaran produk kerajinan lokal, serta memperhatikan dan memperjuangkan kepentingan perajin dan peminat produk kerajinan dengan mendorong semangat kewirausahaan mereka. Sebagai salah satu bentuk pelaksanaan fungsi tersebut Dekranasda Provinsi Lampung menyelenggarakan sebuah event pameran produk-produk kerajinan lokal hasil produksi perajin dari seluruh kabupaten/kota yang ada di Provinsi Lampung. Kegiatan yang diberi tajuk “Lampung Caft 2020” ini diselenggarakan di Graha Wangsa Bandar Lampung dan diselenggarakan selama 2 hari yaitu 14-15 Maret 2020.

Lampung Craft 2020 menjadi ajang promosi dan pemasaran produk-produk kerajinan hasil karya perajin lokal seperti tapis dan produk modifikasinya, produk meubul dan kerajinan kayu, batik khas lampung, produk makanan ringan asli Lampung, serta produk-produk hasil produksi sekolah-sekolah kejuruan di Provinsi Lampung. Lampung Craft 2020 secara resmi dibuka langsung oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Ketua Dekranasda Lampung Riana Sari Arinal. Acara dikemas dalam sebuah pameran booth-booth produk, fashion show hasil karya desainer lokal, orkes gambus Lampung, panggung musik hiburan, pemberian penghargaan, dan yang lebih menarik lagi ada sesi talkshow Bea dan Cukai terkait pemberian fasilitas bagi industri kecil dan menengah oleh Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Barat.

Pada sesi talkshow Bea dan Cukai disampaikan materi terkait fungsi DJBC sebagai industrial assistance dan kaitannya dengan pendampingan serta pemberian dukungan penuh kepada industri kecil dan menengah dalam negeri khususnya di Provinsi Lampung agar produknya dapat merambah pasar ekspor dunia. Pemerintah yang dalam hal ini mengembankan tugasnya kepada DJBC memiliki fasilitas yang disebut KITE IKM (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor untuk Industri Kecil dan Menengah). Beberapa manfaat KITE IKM diantaranya berupa kemudahan prosedur ekspor impor, penurunan biaya produksi, peningkatan modal usaha dan arus kas lancar, serta peningkatan daya saing produk. Untuk lebih memudahkan dalam komunikasi dengan IKM yang hadir pada acara tersebut Kanwil DJBC Sumbagbar bersama Bea Cukai Lampung membuka help desk booth dimana para pengunjung secara leluasa diberikan kesempatan untuk bertanya dan mendapatkan asistensi jika berminat memanfaatkan fasilitas KITE IKM untuk usahanya. Industri kecil dan menengah semakin maju, masyarakat semakin sejahtera, Bea Cukai Makin Baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *