Jalan Yos Sudarso, Pelabuhan Panjang – Bandar Lampung 35241

Masyarakat Pringsewu Belajar Kenali Rokok Ilegal

Pringsewu, 28 Februari 2020. Peredaran barang kena cukai (BKC) berupa rokok yang bersifat ilegal berpotensi semakin meningkat seiring naiknya tarif cukai rokok di awal tahun 2020. Menyikapi hal tersebut, Bea Cukai Lampung berkewajiban memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai rokok ilegal yang penjualannya dilarang berdasarkan undang-undang.

Kurangnya pemahaman masyarakat yang diiringi terus adanya permintaan rokok ilegal dari konsumen menyebabkan rantai peredaran rokok ilegal menjadi sulit diputus. Setelah sambangi Kabupaten Pesawaran dalam pelaksanaan sosialisasi rokok ilegal sebelumnya, kali ini giliran Kabupaten Pringsewu yang mendapat kesempatan untuk mengenali rokok ilegal lebih jauh, agar dapat sama-sama mengingatkan untuk tidak menjual dan mengonsumsi rokok ilegal.

Pelaksanaan sosialisasi berlangsung selama 3 hari, yaitu pada tanggal 26 – 28 Februari 2020. Kegiatan ini menargetkan warung kecil maupun toko yang menjual rokok sebagai objek sosialisasi. Petugas Bea Cukai menyusuri warung dan toko di pinggir jalan hingga di dalam pasar untuk mengenalkan rokok ilegal. Berdasarkan hasil sosialisasi, ternyata tidak semua pedagang rokok memahami perbedaan rokok yang legal dan ilegal untuk dijual.

Dalam sosialisasi, petugas bea cukai menjelaskan tentang kewajiban pembayaran cukai atas setiap produk barang kena cukai yang beredar, bahaya peredaran rokok ilegal, cara-cara identifikasi rokok ilegal secara manual dan menggunakan alat (lampu sinar uv), serta pengenalan desain baru pita cukai tahun 2020 secara umum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *