Jalan Yos Sudarso, Pelabuhan Panjang – Bandar Lampung 35241
(+62-821) 8308 9999

Ngobrol Bareng Cari Solusi atas Hambatan Ekspor dan Impor

Bandar Lampung (6/8/2019) – Berbicara tentang ekspor dan impor, tidak akan lepas dari pembicaraan terkait isu hambatan yang ditemui di lapangan. Untuk membahas lebih jauh tentang hal ini, Dinas Perdagangan Provinsi Lampung memfasilitasi para eksportir, importir, Kementerian Perdagangan, serta Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Bandar Lampung (Bea Cukai Bandar Lampung) dalam sebuah focus group discussion yang berjudul “Penanganan Hambatan Perdagangan Luar Negeri Tahun 2019”.

Bertempat di Hotel Grand Praba Bandar Lampung, hadir sebagai peserta yaitu para eksportir dan importir di wilayah Bandar Lampung. Turut hadir juga dalam acara ini yaitu perwakilan dari Dinas Perindustrian Provinsi Lampung, Biro Perekonomian Provinsi Lampung, serta Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Provinsi Lampung. Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Kepala Dinas Perdagangan Provisi Lampung, Satria Alam. Dalam sambutannya Satria berharap koordinasi dan sinergi antar lembaga lebih ditingkatkan lagi dalam menangani hambatan-hambatan kegiatan ekspor dan impor.

Setelah dibuka, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi pertama yang berjudul “Tata Cara Penentuan Origin Criterionsesuai Rule of Origin” yang disampaikan oleh Hesty Syntia Paramita Kusmanto selaku Kepala Subdirektorat Ketentuan Asal Barang Direktorat Fasilitasi Ekspor dan Impor Kementerian Perdagangan. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan penyampaian materi yang berjudul “Pemanfaatan Surat Keterangan Asal dalam Fasilitasi Perdagangan” yang disampaikan oleh Desy Andiani selaku Analis Perdagangan Direktort Fasilitasi Ekspor dan Impor Kementerian Perdagangan. Materi terakhir yaitu “Kewenangan Bea Cukai terhadap Penanganan Hambatan Ekspor dan Impor” yang disampaikan oleh Nur Cahyono Mustika Jati selaku Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Bandar Lampung. Dalam kesempatan ini Nur Cahyono juga secara singkat menyampaikan materi terkait “Tata Niaga Impor Post Border”.

Sesi penyampaian materi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Hal yang lebih banyak dibahas dalam sesi tanya jawab ini yaitu terkait mekanisme penerbitan Surat Keterangan Asal. Acara ditutup dengan foto bersama dan makan siang. Para peserta berharap kegiatan serupa dapat lebih sering diselenggarakan agar dapat menjadi wadah diskusi dan saling bertukar pikiran antar stakeholders dalam mencari solusi untuk hambatan yang sering ditemui di lapangan.

Galeri

IMG_8604B IMG_8594B IMG_8556B IMG_8555B IMG_8554B IMG_8605B

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *