Jalan Yos Sudarso, Pelabuhan Panjang – Bandar Lampung 35241
(+62-821) 8308 9999

Pandemi ? Di Radio’in Aja

Bandar Lampung (28/05/2020)

Bertempat di Saburai Radio yang berada di Kabupaten Pringsewu Lampung, Bea Cukai Bandar Lampung melakukan sosialisasi melalui siaran radio.

Di sini Bea Cukai Bandar Lampung membawakan materi terkait kepabeanan, yaitu:

  1. PMK nomor 199 tahun 2019 tentang Ketentuan Kepabeanan, Cukai, dan Pajak Atas Impor Barang Kiriman,
  2. PMK nomor 34 tahun 2020 tentang Pemberian Fasilitas Kepabeanan dan/atau Cukai Serta Perpajakan atas Impor Barang Untuk Keperluan Penanganan Pandemi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19), dan
  3. Pembahasan tentang kewaspadaan pada masyarakat yang semakin maraknya penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai, tentu hal ini sangat merugikan bagi masyarakat awam yang tidak mengetahui apa itu Bea Cukai.

Kenapa radio?

Radio bersifat sederhana, sangat fleksibel, radio ini bisa dibawa ke mana pun, dan mudah untuk bisa mendengarnya.

 

Latar belakang

Di tengah pandemi virus corona yang sampai saat ini masih menjadi momok bagi seluruh masyarakat di dunia, perlu adanya informasi-informasi positif yang bisa meredam informasi yang tidak jelas maupun informasi hoax mengenai virus corona. Informasi ini bisa dalam bentuk video, berita, artikel, podcast, maupun radio. Hal ini tentu secara tidak langsung memberikan terapi kesehatan otak kepada masyarakat dengan adanya informasi yang positif tersebut.

 

Tujuan sosialisasi kali ini

Melalui sosialisasi bertajuk radio yang informatif ini, masyarakat diharapkan:

  1. Mengenal lebih dekat Bea Cukai yang #makinbaik,
  2. Mengetahui proses barang kiriman itu sampai ke tangan pembeli serta kelengkapan dokumennya, dan
  3. Mampu lebih selektif serta hati-hati dalam menghadapi orang tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan Bea Cukai untuk meraup keuntungan pribadi.
Kegiatan Sosialisasi melalui Radio Saburai
Penyerahan Cenderamata kepada Pembawa Acara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *