Jalan Yos Sudarso, Pelabuhan Panjang – Bandar Lampung 35241
(+62-821) 8308 9999

Penerbangan Umroh Perdana Lampung

Pada Rabu, 27 November 2019, Bandar Udara Raden Inten II Lampung melakukan penerbangan umroh perdana dengan rute Lampung-Jeddah. Penerbangan perdana ini secara simbolis dilepas oleh Gubernur Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi, dengan mengalungkan kain tapis ke 3 perwakilan jamaah.  Turut hadir dalam pelepasan ini yaitu Kepala Kantor Bea Cukai Lampung, Muhammad Hilal Nur Sholihin, didampingi oleh Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai IV, Budhi Irawan.

Sebanyak 174 jamaah diberangkatkan pada kloter pertama ini. Akan ada 2 kloter lanjutan yang diberangkatkan pada 4 dan 11 Desember mendatang dengan jumlah jamaah yang sama. Para jamaah berasal dari berbagai daerah di Provinsi Lampung. Kebahagiaan sangat terlihat dari raut wajah para jamaah.

Dalam kesempatan ini Bea Cukai Lampung juga tidak lupa untuk mensosialisasikan aturan terkait impor barang bawaan penumpang yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 203/PMK.04/2017. Para jamaah diberikan informasi bahwa terhadap barang pribadi penumpang yang diperoleh dari luar daerah pabean, dapat diberikan pembebasan bea masuk selama nilai pabeannya paling banyak FOB USD500 (lima ratus United States Dollar). Sosialisasi ini juga diterima dengan baik dan antusias oleh para jamaah. Hal ini dibuktikan dari banyaknya pertanyaan dari para jamaah terkait aturan barang bawaan penumpang.

Tak lupa Bea Cukai Bandar Lampung juga melakukan pemeriksaan pesawat terbang yang dikenal dengan istilah plane zoeking. Pemeriksaan dilakukan terhadap pesawat Citilink yang ditumpangi oleh para jamaah umroh dalam penerbangan perdana kali ini. Kegiatan plane zoeking bertujuan untuk memastikan bahwa tidak terdapat barang-barang ilegal seperti narkotika, psikotropika, dan prekursornya dalam sarana pengangkut udara yang digunakan.

Dengan adanya penerbangan internasional melalui Bandara Raden Inten II Lampung, menandakan bahwa Bandar Udara Raden Inten II Lampung juga sudah termasuk dalam wilayah pengawasan dan pelayanan Bea Cukai Lampung. Mengingat bandar udara merupakan salah satu tempat arus lalu lintas barang dari dan ke wilayah Indonesia dimana hal ini sangat terkait dengan tugas dan fungsi Bea Cukai sebagai community protector, yaitu sebagai aparatur pengawasan lalu lintas barang dalam rangka melindungi kepentingan masyarakat.

Gallery

10 9 8 6 5 4 3 2 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *