Jalan Yos Sudarso, Pelabuhan Panjang – Bandar Lampung 35241
(+62-821) 8308 9999

Sinergi Bea Cukai dan Polri Gagalkan Pengiriman Paket Ekstasi

Bandar Lampung (27/04/2021) – Bertempat di Polres Lampung Tengah, Bea Cukai dan Polres Lampung Tengah mengadakan konferensi pers atas keberhasilannya dalam melakukan penindakan narkotika jenis ekstasi dari luar negeri. Pada konferensi pers tersebut turut hadir Kompol Suparman, S.Pd., M.Si. selaku Waka Polres Lampung Tengah, Arif Sholikhuddin selaku Kepala Seksi Narkotika dan Barang Larangan Kanwil DJBC Sumbagbar, Fobby Trisunarso selaku Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Bandar Lampung, dan Dwi Atma Yofi Wirabrata, S.I.K. selaku Kasat Reserse Narkoba Polres Lampung Tengah.

Pada konferensi pers tersebut disampaikan bahwa Bea Cukai mendapatkan informasi akan adanya pengiriman paket yang diduga kuat adalah narkotika berasal dari Belanda menuju Yukum Jaya melalui ekspedisi kiriman luar negeri. Menindaklanjuti hal tersebut, Bea Cukai Bandar Lampung berkoordinasi dengan dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Tengah karena tujuan pengirimannya berada di wilayah hukum Polres Lampung Tengah. “Koordinasi yang dilakukan adalah dengan melakukan penyelidikan terhadap penerima paket barang kiriman tersebut” ujar Fobby Trisunarso.

 

Selanjutnya, pada tanggal 13 April 2021 Tim Gabungan Bea Cukai Bandar Lampung dan Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Tengah berhasil menangkap Sdr. AU selaku penerima paket 1 (satu) bungkus serbuk coklat narkotika jenis MDMA atau yang biasa dikenal ekstasi seberat 104,67 gram. Selain itu, juga ditemukan 1 (satu) butir pil berwarna kuning yang diduga ekstasi di kediaman tersangka AU. Berdasarkan pengakuan tersangka paket tersebut dibeli melalui situs online.

Sinergi Bea Cukai dan Polres Lampung Tengah dalam menggagalkan modus penyelundupan narkotika ke Indonesia melalui barang kiriman luar negeri ini merupakan bukti nyata aparat penegak hukum untuk memberantas peredaran narkotika di Indonesia. “Sinergi ini sesuatu yg sangat positif. Agar kedepan komunikasi dan koordinasi ini khususnya dalam memberantas berbagai modus penyelundupan narkoba narkoba, terus kita lakukan” ujar Suparman. Kedepannya sinergi pemberantasan narkotika ini dapat berjalan secara konsisten agar masyarakat Indonesia terhindar dari barang-barang berbahaya seperti narkotika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *