Jalan Yos Sudarso, Pelabuhan Panjang – Bandar Lampung 35241
(+62-821) 8308 9999

Sinergi Bea Cukai Lampung dan Perbankan dalam Mendukung Perekonomian Melalui Ekspor dan Impor

Bandar Lampung (24/06/2021) – Bea Cukai Lampung memenuhi undangan sebagai narasumber dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh PT Bank Negara Indonesia Kantor Cabang Tanjung Karang yang bekerja sama dengan Kantor Wilayah 03 BNI Palembang. Kegiatan dengan tema “Go Global with BNI through Digital Banking” ini diselenggarkaan pada Rabu, 23 Juni 2021 dan dihadiri perwakilan perusahaan eksportir, importir, PPJK, dan UMKM yang beroperasi di wilayah Provinsi Lampung. Kegiatan dilakukan secara tatap muka dengan jumlah peserta terbatas sesuai ketentuan protokol kesehatan yang dianjurkan Pemerintah. Sebelum kegiatan dimulai dilakukan tes genose kepada seluruh peserta dan panitia penyelenggara untuk memastikan area kegiatan steril dan tidak ada rantai penyebaran virus.

 Selaras dengan tema yang diangkat, kegiatan ini bertujuan menjalin sinergi antara instansi pemerintah, perbankan, dan para pelaku usaha dalam mengembangkan perekonomian dan industri di Provinsi Lampung agar dapat bersaing di pasar global. Kepala Kantor Bea Cukai Lampung, Esti Wiyandari dalam pemaparannya menyampaikan peranan serta komitmen bea cukai dalam mendukung perekonomian nasional terutama di masa pandemi Covid-19. Bea Cukai Lampung mendukung dan terlibat aktif dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan memberikan fasilitas-fasilitas dan kemudahan-kemudahan di bidang ekspor dan impor.

Pada kesempatan yang sama Bea Cukai Lampung juga memaparkan materi mengenai e-commerce yang dalam hal ini disampaikan oleh Bapak Sri Karyono. Pandemi Covid-19 secara tidak langsung merubah tren belanja di masyarakat yang semula dilakukan secara konvensional atau datang ke toko secara langsung menjadi serba online baik untuk produk domestik maupun yang berasal dari luar negeri. Karena alasan tersebut penting sekali bagi bea cukai untuk lebih proaktif dan berkesinambungan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai aturan barang kiriman. Kurangnya pengetahuan masyarakat terkait aturan barang kiriman menjadi celah bagi oknum tidak bertanggungjawab untuk melakukan penipuan yang mengatasnamakan bea dan cukai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *