Jalan Yos Sudarso, Pelabuhan Panjang – Bandar Lampung 35241
(+62-821) 8308 9999

Sosialisasi Pemetaan Wilayah Rawan Rokok Ilegal Antara Bea Cukai Bandar Lampung dan Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu

Bandar Lampung, (24/11/2021). Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu mengalokasian sebagian Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk keperluan penegakan hukum dengan mengundang Bea Cukai Bandar lampung menjadi narasumber sosialisasi pemetaan wilayah rawan rokok illegal di Kabupaten Pringsewu yang dilakukan di gedung Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu

 

Acara dibuka oleh M. Maryanto selaku Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu. M. Maryanto menyampaikan bahwa Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu saat ini sedang berfokus untuk mengembangkan hasil pertanian berupa tembakau, peran serta para petani tembakau di Kabupaten Pringsewu pun juga sangat antusias untuk mendirikan pablik rokok dalam waktu dekat.

Herianto selaku Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi, menyampaikan sosialisasi kepada peserta berupa materi Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC) yang menjadi syarat dibutuhkannya perizinan usaha di bidang cukai. Fatkhur Rahman selaku Pemeriksa Bea dan Cukai Pertama, meyampaikan pentingnya peran serta masyarakat dalam memberikan informasi peredaran rokok illegal di Kabupaten Pringsewu untuk ditindak lanjuti oleh bea cukai, agar para petani tembakau yang saat ini ingin membentuk pabrik rokok dapat bersaing secara resmi dan sehat.

Dengan adanya peran serta masyarakat dalam membantu bea cukai dalam memberikan informasi rokok illegal, diharapkan mampu menekan peredaran rokok illegal di Provinsi Lampung, khususnya di Kabupaten Pringsewu. Untuk Indonesia Maju, Bea Cukai Makin Baik, Bea Cukai Bandar Lampung Tegas Berintegritas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.