Jalan Yos Sudarso, Pelabuhan Panjang – Bandar Lampung 35241
(+62-821) 8308 9999

Wujudkan Percepatan Ekonomi Lampung, Bea Cukai dan Karantina Bersinergi Lewat SSmQC

Bandar Lampung (23/09/2021) – Dukung percepatan perdagangan di Wilayah Provinsi Lampung, Bea Cukai Bandar Lampung berkolaborasi dengan Lembaga Nasional Single Window (LNSW) untuk mengenalkan sistem terintegrasi yang mutakhir bertajuk Single Submission Quarantine-Customs (SSmQC) kepada pengguna jasa layanan impor di Pelabuhan Panjang Provinsi Lampung. Acara dilaksanakan pada tanggal 22 September 2021 secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Dalam acara ini, turut diundang perwakilan dari Badan Karantina Pertanian (Barantan) dan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM).

 

Materi pada sosialisasi kali ini disampaikan oleh Kepala Seksi Pengelolaan Mutu Layanan LNSW, Wahyu Prasetya Utomo. Dalam sosialisasi tersebut, Wahyu menjelaskan bahwa SSmQC merupakan sistem yang memudahkan joint inspection antara Karantina dan Bea Cukai, yang merupakan program inisiatif dalam merubah dan mempercepat proses bisnis dengan tujuan mengurangi repetisi pemeriksaan yang selama ini masih terjadi.

Dengan menerapkan SSmQC yang didukung dengan kolaborasi profil risiko dari instansi Karantina dan Bea Cukai, cargo owner hanya perlu melakukan satu kali submit data terkait pemeriksaan barang melalui Sistem Indonesia National Single Window (INSW). Dengan diterapkannya sistem SSmQC ini, diharapkan proses birokrasi pelayanan, khususnya di bidang impor dapat lebih cepat dan ringkas, sehingga dapat meningkatkan efisiensi biaya dan waktu layanan, yang akan membantu pertumbuhan ekonomi untuk mendorong iklim logistik nasional yang lebih baik, khususnya di Provinsi Lampung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *