Jalan Yos Sudarso, Pelabuhan Panjang – Bandar Lampung 35241
(+62-821) 8308 9999

Registrasi IMEI bisa di Rumah Aja

Di tengah Pandemi COVID-19 ini mengharuskan kita tetap #DiRumahAja untuk memutus rantai penularan⁣

Hal ini juga berdampak bagi Sahabat yang akan menggunakan beberapa layanan kepabeanan dan cukai, tapi tenang kini layanan Bea Cukai semakin dekat dengan genggaman⁣⁣


⁣⁣
Aplikasi Mobile Bea Cukai menyediakan fasilitas pelacakan status barang kiriman, kalkulator bea masuk dan pajak impor, pengecekan kurs, juga menu registrasi IMEI ⁣
⁣⁣
Segera unduh melalui Play Store, bagi yang sudah mengunduh pastikan untuk diperbaharui ke versi aplikasi terbaru ya⁣⁣

14 Responses

    1. Selamat Siang Kak..
      Kami menghargai dan berterima kasih informasi dari masyarakat. Kakak dapat melaporkannya secara langsung datang ke kantor kami (berlokasi di Pelabuhan Panjang Bandar Lampung) ataupun melalui laman ini,sosial media kami (instagram, twitter, facebook) ataupun nomor layanan informasi 082183089999
      Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut bisa menghubungi nomor Layanan Informasi Bea Cukai Bandar Lampung 082183089999 atau sosial media kami (instagram, facebook, dan twitter) @beacukailampung

    1. Selamat Pagi kak..
      Perlu Kami sampaikan perusahaan jasa titipan/penyelenggara Pos adalah selaku perwakilan penerima barang. Registrasi IMEI melalui perusahaan jasa titipan/penyelenggara Pos dilakukan oleh perusahaan jasa titipan/penyelenggara Pos (dalam hal ini perusahaan jasa titipan/penyelenggara Pos akan menghubungi penerima barang untuk dimintai data yang dibutuhkan dalam registrasi IMEI). Terima kasih

    1. Sesuai Per-05/BC/2020 dan SE-12/BC/2020, terhadap barang impor HKT (Handphone, Komputer genggam dan Tablet) memerlukan registrasi IMEI. Jika diperlakukan sebagai barang bawaan penumpang maka akan diberikan pembebasan sebesar USD500 terhadap nilai seluruh barang bawaan penumpang per orang dan terhadap kelebihannya (lebih dari USD500) akan dikenakan Bea Masuk dan PDRI.
      Namun jika registrasi imei barang penumpang yang terlewat bisa dilakukan di kantor pelayanan bea cukai terdekat dengan menunjukkan paspor asli, dokumen pendukung berupa tiket, boarding pass, dan/atau dokumen sejenisnya, dan perangkat komunikasi yang akan didaftarkan. Dalam hal ini tidak mendapatkan pembebasan Bea Masuk (BM) dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI), tarif BM 10%, PPN 10%, dan PPh Pasal 22 Impor 10% (jika menunjukkan NPWP) atau 20% (jika tidak). Terima kasih

  1. Sy beli hp online d salah satu merhantterbsar..ternyata imei tidak terdaftar..sy sudah hubungi penjual tp tidak d respon..apakah ada solusi buat saya..mohon d bantu

    1. Selamat siang Kak..
      Jika kakak membeli hp dari dalam negeri maka untuk penyampaian keluhan layanan telekomunikasi dapat menghubungi customer service (layanan call center/email/digital) operator telekomunikasi atau mengunjungi gerai layanan operator telekomunikasi. Sedangkan yang berkaitan dengan kebijakan dan regulasi serta hal lain diluar kewenangan operator telekomunikasi terkait dengan pengendalian IMEI dapat menghubungi Call Center Kominfo 159.
      Jika kakak membeli hp dari luar negeri dan dikirm melalui barang kiriman maka yang menjadi penanggung jawab registrasi IMEI adalah perusahaan jasa titipan (PJT)/Penyelenggara pos). Terima kasih

        1. Selamat siang Kak..
          Untuk HKT (Handphone, Komputer genggam, dan tablet) yang merupakan barang bawaan penumpang, Registrasi IMEI dapat dilakukan pada saat penumpang tiba di terminal kedatangan bandara Internasional atau di kantor Bea Cukai terdekat dengan domisili penumpang paling lambat 60 (enam puluh) hari setelah kedatangan penumpang.
          Langkah-langkah Registrasi IMEI:
          1. Melakukan registrasi online melalui aplikasi mobile bea cukai atau melalui website beacukai.go.id/registrasiimei
          2. Setelah melakukan registrasi online maka akan mendapatkan QR Code yang nantinya akan discan oleh petugas bea cukai.
          Jika registrasi dilakukan di terminal kedatangan bandara internasional, maka QR Code akan discan oleh petugas bea cukai yang bertugas di bandara. Sedangkan, jika registrasi dilakukan di kantor bea cukai maka QR Code akan discan oleh petugas yang berada di kantor bea cukai.
          3. Datang ke kantor bea cukai terdekat dengan membawa:
           a. Paspor Asli
           b. Boarding Pass/Tiket
           c. Handphone beserta kotak Handphone yang akan didaftarkan
           d. Invoice Pembelian Handphone
           e. NPWP
           f. QR Code yang telah diterima setelah melakukan registrasi online
          4. Verifikasi data dan kelengkapan dokumen oleh petugas bea cukai
          5. Melakukan Pembayaran pungutan negara dengan menggunakan kode billing jika melebihi pembebasan bea masuk dan PDRi sebesar USD 500 (Jika registrasi dilakukan di terminal kedatangan bandara internasional) atau di kantor bea cukai terdekat dengan domisili dengan tidak mendapatkan pembebasan Bea Masuk (BM) dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI), tarif BM 10%, PPN 10%, dan PPh Pasal 22 Impor 10% (jika menunjukkan NPWP) atau 20% (jika tidak)
          Terima kasih

  2. Asalamualaikum

    Mas mau Tanya saya beli hp ka d luar negeri pas waktu saya pulang saya lupa daptari imei d bandara…pertanyaan saya apa saya bisa daptar imei dngan aplikasi mobile bia cukai dan gimana cara ngirim barcode nya ke penguins bea cukai lewat online mas

    1. Wa ‘alaykum salam warohmatulloh
      Untuk HKT (Handphone, Komputer genggam, dan tablet) yang merupakan barang bawaan penumpang, Registrasi IMEI dapat dilakukan pada saat penumpang tiba di terminal kedatangan bandara Internasional atau di kantor Bea Cukai terdekat dengan domisili penumpang paling lambat 60 (enam puluh) hari setelah kedatangan penumpang.
      Langkah-langkah Registrasi IMEI:
      1. Melakukan registrasi online melalui aplikasi mobile bea cukai atau melalui website beacukai.go.id/registrasiimei
      2. Setelah melakukan registrasi online maka akan mendapatkan QR Code yang nantinya akan discan oleh petugas bea cukai.
      Jika registrasi dilakukan di terminal kedatangan bandara internasional, maka QR Code akan discan oleh petugas bea cukai yang bertugas di bandara. Sedangkan, jika registrasi dilakukan di kantor bea cukai maka QR Code akan discan oleh petugas yang berada di kantor bea cukai.
      3. Datang ke kantor bea cukai terdekat dengan membawa:
       a. Paspor Asli
       b. Boarding Pass/Tiket
       c. Handphone beserta kotak Handphone yang akan didaftarkan
       d. Invoice Pembelian Handphone
       e. NPWP
       f. QR Code yang telah diterima setelah melakukan registrasi online
      4. Verifikasi data dan kelengkapan dokumen oleh petugas bea cukai
      5. Melakukan Pembayaran pungutan negara dengan menggunakan kode billing jika melebihi pembebasan bea masuk dan PDRi sebesar USD 500 (Jika registrasi dilakukan di terminal kedatangan bandara internasional) atau di kantor bea cukai terdekat dengan domisili dengan tidak mendapatkan pembebasan Bea Masuk (BM) dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI), tarif BM 10%, PPN 10%, dan PPh Pasal 22 Impor 10% (jika menunjukkan NPWP) atau 20% (jika tidak)
      Terima kasih

  3. halo min, saya abis beli hp diluar negri lalu dikirim menggunakan dh* (jasa kirim) saya sudah membayar semua administrasi (tebus cukai) , tapi saya cek imei hp saya kok terdaftar ya? apakah penebusan cukai tidak include registrasi imei?

    1. Selamat malam Kak..
      Berdasarkan pasal 18 PER-05/BC/2020 menyebutkan bahwa Penyelenggara pos dapat melakukan pendaftaran IMEI atas perangkat telekomunikasi di kantor pabean pemasukan dalam hal IMEI atas perangkat telekomunikasi yang diimpor melalui penyelenggara pos belum terdaftar di kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang perindustrian. Kakak dapat menghubungi Perusahaan Jasa Titipan yang dimaksud untuk memastikan telah terigistrasi IMEI HP kakak.Terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *